Pages

FAMTRIP Lumajang Bareng Pesona Indonesia


“Life is either a daring adventure or nothing.” – Helen Keller

Monoton, replikasi kegiatan hari demi hari membuat hidup semakin boring. Yah! Minggu lalu kesibukan kuliah seperti membuat makalah, presentasi, pr kuliah serta beragam deadline startup bisnis membuat aku dilanda kepenatan yang cukup lumayan. Hingga saat kuliah handphoneku berdering ada panggilan masuk, kebetulan saat itu aku sedang melaksanakan ujian tengah semester. Setelah aku cek beberapa nomor ternyata nomor ini nomor baru, dan aku berfikir untuk menelepon balik setelah UTS ini selesai. Setelah UTS selesai ternyata ada pesan whatsapp masuk memberitahu kalau aku menjadi salah satu peserta FAMTRIP LUMAJANG. Nah disini aku semakin bingung, kalau ditarik benang merahnya kemarin setahuku yang berangkat mewakili GenPI Jatim adalah teman saya, Mas Inggit.

Apa sih GenPI itu ?

Jadi, GenPi merupakan singkatan Generasi Pesona Indonesia yaitu sebuah gerakan masyarakat khususnya anak muda Indonesia untuk berperan aktif mempromosikan pariwisata Indonesia.

Back to Story, setelah ada pesan whatsapp tadi ternyata ada satu pesan whatsapp dari Mas Artandi Kemenpar, yang memberitahukan bahwa aku mewakili GenPI Jatim dan Local Guides Indonesia untuk berangkat dalam event FAMTRIP ini. Usut punya usut ternyata Mas Inggit yang awalnya harus berangkat ga bisa berarngkat, akhirnya aku yang menggantikannya. Eitss jangan senang dulu, di detik ini aku harus memilih pilihan yang cukup berat. Kenapa ? Satu opsi harus menjalani perjalanan ke beberapa destinasi di Lumajang dan Jember dengan beberapa orang yang ga aku kenal sebelumnya dan satu opsi lainnya aku ada UTS keesokan harinya tepat di jam pemberangkatan FAMTRIP di bandara Juanda.

Beberapa menit setelah mikir, mempertimbangkan segala kemungkinan dan resiko. YES! I said Yes! Haha. Nekat emang ninggalin ujian hanya untuk pekerjaan semacam ini. Bahkan Mas Artandi dari Kemenpar berusaha meyakinkan aku untuk tetap meneruskan UTS. Nekat! Yang penting berangkat pikirku saat itu, urusan UTS bisa lah menyusul. Kapan lagi bisa berpetualang bersama orang baru, mendapat kesempatan menjelajah bersama teman-teman dari Pesona Indonesia pasti seru!

Suatu kebetulan yang bertubi-tubi, kenapa ? Karena setelah aku meng-iya-kan tawaran ini, Mas Artandi memberitahukan kepada ku bahwa ada perwakilan GenPI Jatim lainnya yang ikut serta juga. Siapa dia ? Jeng jeng jeng jeeeeng! Ada nama Amor dalam list yang berangkat untuk event besok. Sial ketemu dia lagi ketemu dia lagi wkwk.

Tak berhenti sampai disitu saja, setelah berkoordinasi dengan Mas Artandi dan Bu Nina selaku koordinator FAMTRIP LUMAJANG, so diundanglah dalam sebuah grup chat whatsapp. Setelah join dalam grup tersebut seperti biasa aku mempernalkan diri selayaknya newbie yang baru join dalam grup tersebut. Tanpa basa-basi ada yang menjawab celetukan “Yah ada Fahmi lagi” . Sial ternyata dugaan dan persepsiku tadi kalau bakal bertemu orang baru dalam trip ini terpecahkan bubar tak menentu. Tau ga siapa dia yang menjawab di grup barusan ? Si Ode dari Jakarta yang dulu pernah satu event. Nah loh keberuntungan yang sangat bertubi-tubi. Aku, Ode dan juga Amor akhir bulan lalu juga tergabung dalam satu event Traveling By Train yang diselenggarakan oleh PT. KAI.


Okeeeee lets adventure again bro!

Malamnya aku mempersiapkan segala perlengkapan dan kebutuhan untuk event ini, mepet juga sih, lusa pagi harus berangkat. Tapi semendadak apapun itu kalau diajak jalan-jalan bermanfaat harus berangkat lah.

Skip 1,5 hari

Singkat cerita Kamis malam saya bersama Amor menginap di rumahnya Taufik agar tidak telat bangun dan lebih dekat ke bandara Juanda. Jumat dini hari setelah subuh aku cek lagi semua barang-barang keperluan traveling kali ini. Jam menunjukkan 07.00 WIB aku langsung berangkat menuju bandara Juanda.

Setelah sampai Juanda, melewati proses check in dan boarding. Aku bertemu dengan Aya, setelah ngobrol beberapa menit akhirnya rombongan dari Jakarta tiba. Akhirnya aku berkenalan dengan beberapa bakal sahabat baru seperti Bu Nina, Mas Ain, Mbak Terry, Harival, Ode, Mas Sendy, Mas Wawan dan Pak Ali. Lengkap sudah tim FAMTRIP Pesona Indonesia edisi Lumajang – Jember. Yeay!

Berang – berang makan cokelat, berangkat!

Masuklah kita semua ke kabin Garuda Jet Explore, seperti biasa biar ga sia-sia aku memaksimalkan dengan tidur haha. Biar nanti ketika di destinasi pertama masih ada energi tersimpan untuk kebutuhan menjelajah, naik-naik dan bersenda gurau.

Garuda Explore

Sesampainya di bandara Notohadinegoro, tim kami disambut oleh Mas Nur dan Mas Luki dari Disparbud Lumajang yang akan menemani setia perjalanan seru kami selama di Lumajang dan Jember. Kami dijemput dengan satu mobil elf untuk tim dan satu mobil untuk mengangkut semua tas kami.

Perjalanan hari ini dimulai dengan makan haha. Ya dong biar ga kehabisan energi kami mampir dulu untuk mengisi perut-perut kosong belum sarapan. Rumah makan yang menjadi pilihan kami adalah Depot Soto Lamongan Rambipuji Jember. Lucu gak sih jauh-jauh ke Jember makannya Soto Lamongan haha. Oke lah buat perut keroncongan. 

Soto Lamongan

Perjalanan kami lanjutkan menuju ke Air Terjun Tumpak Sewu. Perjalanan sekitar 3 jam kami habiskan di dalam elf. Seperti biasa kami masih jaim antara satu sama lainnya. Masih ngobrol seperlunya aja.

Sesampainya di lokasi Air Terjun Tumpak Sewu kami dsambut oleh Bang Dul, seseorang yang sangat berjasa karena karena beliau lah yang membuka jalan dan menginisiasi pembuatan fasilitas tangga kayu menuju air tterjun tumpak sewu. Wakt itu kamu sudah lumayan kesorean juga, sedikit bersiap diri untuk sholat dan makan makanan ringan setempat seperti singkong rebus, pisang rebus dan salak rebus. Akhirnya kami memulailah perjalanan explorasi menuju Air Terjun Tumpak Sewu.

Air Terjun Tumpak Sewu
Banyak yang bilang air terjun ini punya dua nama yaitu air terjun Tumpak Sewu dan ada juga yang menyebutnya air terjun Coban Sewu atau Grojogan Sewu. Ini dikarenakan secara Geografis Air terjun Tumpak Sewu berada di aliran sungai Glidih, dimana sungai ini menjadi perbatasan antara kec. Ampelgading Malang dan kec. Pronojiwo Lumajang.

Lets adventure!

Petunjuk Arah Menuju Air Terjun

Untuk menuju ke tempat wisata ini memang cukup mudah, bisa dijangkau dari kota kota terdekat, petualangan sebenarnya akan dimulai setelah kita melewati pos retribusi, disini wisatawan akan dikenakan biaya sekitar Rp. 5000/orang.

Jalan Utama Menuju Air Terjun

Anak Tangga Menuju Air Terjun

Anak Tangga Menuju Air Terjun

Anak Tangga Menuju Air Terjun

Trek Sungai Kecil Menuju Air Terjun

Trek Sungai Kecil Menuju Air Terjun

Trek Sungai Kecil Menuju Air Terjun

Air Terjun Tumpak Sewu

Air Terjun Tumpak Sewu dalam Foto nyata 360 klik disini.

Hari ini kami bisa menyimpulkan bahwa indonesia dengan segala keragaman dan letak geografisnya menjadikan negara ini punya banyak sekali wisata alam yang memanjakan mata maupun hati para penikmatnya. Indonesia kedepannya bisa menjadi destinasi yang patut diperhitungkan untuk kategori wisata alam. 





#PesonaLumajang #PesonaJember #PesonaIndonesia #LocalGuides #LocalGuidesIndonesia 



Fahmi Adimara

I'm a Travel Photographer. I'm passionate at Mountaineering, Traveling, and Diving. This blog is a place where I want to share all the things I love.

2 comments:

  1. Huahah rejeki emang gak kemana mas, awalnya aku ya dihubungi setelahnya mas Inggit cuman daku ya gabisa.

    Dr dulu aku penasaran ama air terjun tumpak sewu ini, beberapa temen bilang katanya jalanannya ngeri.

    Oiya kira2 berapa jam ya kalo trek sampai di Air terjunnya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkw. Aku taunya kamu yg berangkat kmaren. Eh ko pada ga jadi semua haha.

      Cukup 30 menit jalan kaki wkwkw

      Delete